Setup Server di Raspi

Dulu, di blog katamase.wordpress.com, pernah ditulis dengan judul: Pacar Baru. Cerita tentang belajar bahasa baru agar tidak cepat pikun. Belajar bahasa pemograman python dengan media belajarnya raspberry pi. https://katamase.wordpress.com/2015/04/12/pacar-baru/

Masa pandemi ini, kerja dipindah ke rumah semua memberikan kesempatan waktu karena menghemat perjalanan ke kantor. Waktu yang hemat itu diwujudkan dengan berolah raga lebih rutin. Tetap masih sisa banyak karena malam misalnya sekarang tidak terlalu capai sehingga bisa memundurkan jam tidur.

Membaca buku, baik buku baru atau mengulang membaca koleksi buku, membuat jenuh juga. Di meja kerja di rumah ada raspi, sebutan untuk raspberry pi modul komputer yang imut, mengingatkan akan sesuatu yang bisa dikerjakan. Kebetulan ada beberapa raspi dalam berbagai macam bentuk: raspi zero, raspi 2A, raspi 2B, raspi 3. Waaa terus berkelana ke situs-situs dengan cara gugling.

Akhirnya: bikin server di raspi, udah selesai. Terus buat apa? Yawis, bikin blog aja deh. Membuktikan kalau server itu jalan ya harus dibisa diakses dari internet. Bikinlah alamat: katamase.id buat blog. Diisi beberapa tulisan, layout nanti saja. Dibantu teman, akhirnya itu blog up.

Kemudian mikir, kalau hanya blog kok sepertinya tidak interaktif ya. Tidak menantang juga, karena pakai template wordpress. Tetiba saja kepikir: kenapa gak sekalian bikin halaman yang memuat informasi yang dibaca dari mesin raspi sendiri? Tadinya mau bikin yang pakai sensor suhu, tapi sensornya tidak tersedia. Maka sudahlah bikin saja yang membaca suhu dan voltase CPU.

Tentu itu tidak dari halaman kosong, tapi sekedar copy – paste – dan edit dari script yang bertebaran di github atau di internet. Jadilah halaman katamase.id/monitoring/ Sudah up juga. Soal bagaimana membangunnya, nanti diceritakan di posting terpisah ya. Tabik

Join the Conversation

1 Comment

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *