Melan-gkah

Melangkah dan bergerak itu fitrah manusia. Seperti fitrah yang lain, jika tidak dilakukan maka berkuranglah kemanusiaan kita. Tidak menakut-nakuti, hanya ketika jadi mayat, hilang gerak, hilang kemanusiaan kita. Itu jika hilang.

Kurang bergerak, tidak banyak aktivitas menggerakkan tubuh, melangkahkan kaki, menyebabkan gangguan pada kesehatan. Ini jadi persoalan manusia modern yang segalanya tersedia di dekat tubuh. Semua dalam jangkauan. Gerak jadi kurang, aktivitas jadi minimal.

Untuk itu, sangat baik bila meja kerja itu bersih dari apa yang dibutuhkan. Ya gak bersih banget. Misal bila bekerja dengan komputer, cukup komputer ada di meja. Lainnya: hape, colokan, makanan, minuman, apa pun yang akan kadang-kadang dibutuhkan dalam bekerja, biar jauh dari jangkauan. Pas membutuhkan benda-benda itu, tidak hanya memanjangkan jangkauan, tetapi harus bergerak, bahkan melangkah.

Biarlah minuman dan makanan ada di pantry atau dapur. Biarlah colokan jauh sedikit dari tempat duduk. Biarlah pensil bolpoin alat tulis ada di meja sana. Iya biar saja jauh. Biar kita bergerak, melangkah.

Gerak dan langkah dalam beraktivitas sangat berguna bagi tubuh dan kesehatan kemudian dikemas dalam aplikasi. Gerakan dihitung, diberikan target, diingatkan bila target belum tercapai, diberikan applause bila melewati target. Sampai segitunya.

Itu bergerak untuk fisik. Untuk otak juga butuh bergerak, melangkah, beraktivitas. Agar pikiran sehat. Ada yang bilang: hidup yang tidak dipikirkan adalah hidup yang tidak layak dijalani. Itu mengandaikan otak yang terus beraktivitas. Tabik.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *